Beranda > Uncategorized > Daniel Sturridge, Antara Kontroversi dan Rekor

Daniel Sturridge, Antara Kontroversi dan Rekor

Daniel Sturridge, Antara Kontroversi dan Rekor

TRIBUNNEWS.COM – Edin Dzeko masih terkapar saat dilanggar bek Liverpool Daniel Agger. Namun pertandingan terus berjalan dan Liverpool mengurung pertahanan Manchester City. Serangan The Reds berujug gol Daniel Sturridge di menit ke-29 untuk menyamakan skor 1-1.

Pemain Liverpool sontak menyambut gembiran gol tersebut. Mereka menyerbu Sturridge. Adapun sang pencetak gol memilih tak melakukan selebrasi. Sebaliknya kubu City melancarkan protes kepada wasit. Dzeko bahkan tampak marah-marah kepada hakim garis. Bukannya dibela, Dzeko yang ternyata tak mengalami cedera apa-apa, malah diganjar kartu kuning.

Di pinggir lapangan, manajer City Roberto Mancini langsung mendatangi ofisial keempat. Mancini menilai pertandingan seharusnya dihentikan setelah pelanggaran terhadap Dzeko. “Mungkin mereka seharusnya berhenti bermain. Dzeko ambruk, kita tidak tahu apa yang terjadi,” ucap Mancini di The Sun.

“Untuk gol pertama, saya kecewa. Jika Vincent Kompany (bek City) yang melakukan hal itu, mungkin dia akan dikartu merah tapi wasit tidak memberikan apapun,” sembari menuding kinerja wasit yang terus membuat kesalahan.

Menanggapi keluhan kubu City, Sturridge punya pembelaan. Pemain yang dibeli dari Chelsea ini menyebut saat pelanggaran terjadi wasit memang tidak meminta permainan dihentikan.

“Si wasit berkata ‘Jangan menendang bola keluar’. Terkadang Anda melakukan fair play untuk tim lawan tapi tidak mendapatkan kembali hal yang sama,” ungkapnya.

Terlepas dari gol yang menjadi kontroversi, nama Sturridge kini akan diukir dalam catatan sejarah Liverpool. Ia menyamai sebuah torehan dua pemain top The Reds di masa lalu, Ian Rush dan Fernando Torres.

Berkat golnya ke gawang City, Sturridge menjadi pemain Liverpool ketiga yang bisa mencetak gol tandang di kandang dua klub Manchester dalam satu musim Liga Primer Inggris, setelah Rush (1992-93) dan Torres (2008-09).

Sebelumnya bomber yang baru dibeli dari Chelsea pada awal Januari 2013 itu mencetak satu gol dalam lawatan Liverpool ke markas Manchester United pada Minggu (13/1). Saat itu The Reds kalah 1-2.

Total pemain yang mengawali kariernya bersama Manchester City itu telah mengemas empat gol dari enam laga yang telah dilakoni bersama The Reds. “Aku merasa sedikit lebih matang, makin menyatu. Di beberapa pertandingan pertama untuk Liverpool aku belum menunjukkan apa yang sebenarnya bisa aku tunjukkan meski aku sudah mencetak gol,” ucap pemain berusia 23 tahun itu.

Iklan
Kategori:Uncategorized
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: