Beranda > Dunia > Pimpin APEC 2013, Ini Target-target Indonesia

Pimpin APEC 2013, Ini Target-target Indonesia

Berlangsung di Jakarta, RI gelar pertemuan pertama pejabat senior APEC Para Pemimpin Negara Peserta KTT APEC 2012 di Rusia

Indonesia kembali menjadi ketua dan rumah APEC tahun 2013, setelah sebelumnya tongkat kepemimpinan pernah dipegang negara ini pada 1994. Memanfaatkan status tersebut, Indonesia akan memajukan kepentingan nasional dengan mendorong iklim investasi dengan negara-negara sesama anggota Forum Kerjasama Ekonomi se-Asia Pasifik itu.

Pertemuan pejabat tinggi (SOM) pertama APEC 2013 dimulai hari ini di Jakarta hingga 7 Februari mendatang. Pertemuan pertama dengan agenda Policy Partnership on Food Security (PPFS) akan dibuka oleh Menteri Pertanian RI Suswono. Dalam SOM pertama ini juga, rencananya akan dibahas kegiatan APEC ke depan di bawah prioritas serta APEC Indonesia 201, yaitu ‚ÄúResilient Asia Pacific, Engine of Global Growth”.

Dalam pernyataan Kementerian Luar Negeri Indonesia yang diterima VIVAnews, dalam kepemimpinannya di APEC, RI akan memajukan kepentingan nasional dengan mengusung inisiatif berupa mendorong investasi infrastruktur, dan membantu memastikan bahwa perdagangan internasional tetap terbuka bagi ekspor Indonesia.

Sebagai ketua dan tuan rumah APEC, RI juga ingin memperkuat kesiapsiagaan bencana se-Asia Pasifik, memperkuat peran UKM dan wanita dalam kegiatan ekonomi, dan mengarusutamakan isu-isu kelautan di APEC.

SOM 1 APEC 2013 hari ini akan terdiri dari 44 pertemuan dari 26 sub-fora dan komite APEC. Di antara pertemuan tersebut, Indonesia akan menjadi Ketua untuk pertemuan-pertemuan Anti-Corruption and Transparency Working Group (ACTWG), Policy Partnership on Food Security (PPFS), dan Counter-Terrorism Task Force (CTTF).

Perdagangan Meningkat

Sejak ikut serta dalam APEC, Indonesia mencatat perkembangan yang pesat dalam perekonomian dengan sesama anggota di Asia-Pasifik. Kawasan ini mendominasi hubungan dagang Indonesia ke mancanegara.

“Total perdagangan Indonesia di tahun 1989 ke seluruh ekonomi anggota APEC adalah 29,9 milyar dollar, sekitar 78% dari total perdagangan Indonesia ke seluruh dunia. Di tahun 2011 ekspor Indonesia ke seluruh ekonomi anggota APEC mencapai 289,3 milyar dollar, sekitar 75% dari total perdagangan Indonesia ke seluruh dunia.

Dengan demikian telah terjadi peningkatan hampir 10 kali lipat, dari tahun 1989 ke tahun 2011, atau 22 tahun terakhir,” ujar pernyataan Kemlu.

Nilai investasi dari ekonomi APEC ke Indonesia pada tahun 2010 berjumlah 9,26 milyar dolar dan meningkat pada tahun 2011 menjadi 10,7 milyar dolar. Selain itu, pada tahun 2011, 10 dari 20 anggota ekonomi APEC termasuk dalam 20 investor terbesar Indonesia.

APEC (Asia-Pacific Economic Cooperation) yang didirikan pada tahun 1989 adalah forum kerja sama ekonomi kawasan Pacific-Rim dengan 21 anggota ekonomi. Anggota ekonomi APEC adalah Australia, Brunei Darussalam, Kanada, Chile, China, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Republik Korea, Malaysia, Meksiko, Selandia Baru, Papua Nugini, Peru, Filipina, Rusia, Singapura, Chinese Taipei, Thailand, Amerika Serikat, dan Viet Nam.

Kategori:Dunia
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: