Beranda > Dunia > RI Sukses Majukan Kepentingan Nasional di SOM APEC

RI Sukses Majukan Kepentingan Nasional di SOM APEC

Dalam pertemuan pertama APEC, beberapa proposal RI disetujui.Yuri Thamrin (tengah), Dirjen Asia Pasifik Kemlu RI usai SOM APEC

Pertemuan Pejabat Tinggi (SOM) pertama APEC 2013 rampung hari ini, Kamis 7 Februari 2013. Dalam pertemuan yang berlangsung dua minggu di Jakarta, pemerintah Indonesia berhasil memajukan kepentingan nasional dalam pertemuan yang 1.300 delegasi dari 21 negara anggota.

Direktur Jenderal Asia Pasifik Kementerian Luar Negeri RI, Yuri Thamrin, mengatakan bahwa hasil konkrit APEC yang sejalan dengan kepentingan nasional adalah ukuran sukses penyelenggaraan pertemuan ini. Di antara ukuran lainnya adalah APEC harus relevan dengan tantangan saat ini, termasuk di dalamnya adalah pemulihan ekonomi.

“Kesuksesan diukur saat APEC berhasil memperkuat kerja sama investasi dan perdagangan di Asia Pasifik, serta membuka peluang baru di bidang investasi dan perdagangan,” kata Yuri.

Yuri mengatakan bahwa sejumlah proposal yang diajukan Indonesia memperoleh dukungan dan persetujuan dari seluruh negara anggota ekonomi APEC.

Di antaranya terkait investasi infrastruktur, membantu memastikan perdagangan internasional tetap terbuka bagi ekspor Indonesia, memperkuat fasilitasi mobilitas kesiapsiagaan bencana, memperkuat perang UKM, dan wanita dalam kegiatan ekonomi, serta mengarusutamakan isu kelautan di APEC.

Untuk isu kelautan Yuri mengatakan, “Laut ini 72 persen dari permukaan bumi, menyerap 80 persen panas bumi. Ditinjau dari sumber daya alam dan kondisi lainnya, laut harus dimanfaatkan. Ide ini sudah diterima oleh APEC,” kata Yuri.

Yuri menjelaskan bahwa pelaksaan pertemuan pertama ini terdiri dari 31 pertemuan dari 26 sub-fora dan komite APEC, lima lokakarya, dua policy dialogue, 13 pertemuan bilateral, trilateral dan quadrilateral yang diikuti Indonesia serta 60 pertemuan antara para ekonomi APEC.

Tahun ini Indonesia menjabat sebagai ketua dan tuan rumah APEC. Keketuaan Indonesia di organisasi ini dilakukan pada 1994 dan berhasil menelurkan Bogor Goal. Target Bogor Goal adalah terciptanya pasar bebas dan terbuka di Asia PAsifik pada 2010 bagi ekonomi industri dan 2020 bagi negara ekonomi berkembang.

Menurut data Kementerian Luar Negeri, pada tahun 2010 total perdagangan Indonesia ke seluruh Ekonomi APEC adalah sebesar US$224,3 miliar. Tahun 2011, total perdagangan meningkat menjadi US$289,3 miliar, yang mencakup 75 persen dari total perdagangan Indonesia ke seluruh dunia pada tahun tersebut.

Nilai investasi dari ekonomi APEC ke Indonesia tahun 2010 berjumlah US$9,26 miliar dan meningkat menjadi US$10,7 miliar pada 2011. Selain itu, pada 2011, 10 dari 20 anggota APEC terdaftar sebagai investor terbesar di Indonesia.

Kategori:Dunia
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: