Beranda > Sport > STATISTIK BERBICARA: Para Penjaga Gawang Terbaik Di Liga-Liga Eropa Musim 2012/13

STATISTIK BERBICARA: Para Penjaga Gawang Terbaik Di Liga-Liga Eropa Musim 2012/13

STATISTIK BERBICARA: Para Penjaga Gawang Terbaik Di Liga-Liga Eropa Musim 2012/13

“Terkadang, menjadi kiper seperti olahraga ekstrem. Anda harus membiarkan diri lepas,” ujar Jens Lehmann ketika ditanya tentang peran seorang penjaga gawang.

Barangkali, apa yang diucapkan oleh eks kiper Jerman itu benar. Seorang kiper adalah palang pintu terakhir dari lini pertahanan yang harus melakukan apapun dan menggunakan anggota tubuh manapun untuk menghalau bola menjauh dari gawangnya.

Meski kerap dianggap posisi yang tidak terlalu penting, tetapi faktanya adalah, seorang kiper yang berperforma baik akan berbanding lurus dengan hasil baik timnya. Kolom Statistik Berbicara akan menyajikan angka-angka seputar penjaga gawang terbaik di liga-liga top Eropa.

Bayern Munich pasti tak ingin mengulangi kegagalan di musim lalu ketika armada Jupp Heynckes ini mengalami “hat-trick runner-up”, tiga kali nyaris juara di tiga kompetisi berbeda. Semangat ini sangat tercermin dalam diri Manuel Neuer. Reputasinya sebagai penjaga gawang nomor satu Jerman terus mengalami perkembangan

Di Bundesliga Jerman, The Bavarians menjadi penguasa dan Neuer baru kebobolan tujuh gol – terendah di Eropa. Kiper berusia 26 tahun ini patut berterima kasih kepada lini pertahanannya karena di musim ini Jerome Boateng, dkk. hanya membolehkan lawan menendang 47 kali shot on target ke gawang Neuer. Akan tetapi, Neuer memiliki persentase penyelamatan yang mencapai 85,1 persen. Artinya, ia mampu menangkis 40 tendangan terarah yang kebanyakan berasal dari dalam kotak penalti.

Sementara itu, Salvatore Sirigu menjadi kiper terbaik di Ligue 1 Prancis. Kiper asal Italia ini tak kalah hebat dengan Neuer. Di liga domestik, ia hanya kebobolan delapan gol dan bahkan dalam tujuh pertandingan terakhir, gawang Sirigu bersih dari gol. Rataan penyelamatannya pun menyentuh angka 83,3 persen.

Posisi selanjutnya secara mengejutkan diraih oleh kiper cadangan Swansea City Gerhard Tremmel. Kiper asal Jerman yang sudah berusia tak muda ini ternyata memiliki save success rate yang lebih tinggi dari Vorm, yakni mencapai 81,5 persen. Bandingkan dengan Vorm yang hanya mencapai 65,7 persen. Tremmel sudah tak seharusnya berada di bawah bayang-bayang Vorm.

Kiper Liga Primer Inggris lain yang masuk daftar ini adalah palang pintu terakhir Manchester United David De Gea. Meski kerap dikritik karena dikenal teledor dalam mengatasi crossing dari lawan, De Gea kerap mampu menyelamatkan tendangan-tendangan dari jarak dekat.  Rataan penyelamatannya pun menyentuh angka 78,7 persen. Tak salah jika Andres Lindegaard harus merelakan posisi penjaga gawang kepada kiper Spanyol ini.

Willy Caballero menjadi kiper La Liga Spanyol yang mampu mencuri perhatian dibandingkan kiper Iker Casillas maupun Victor Valdes. Palang pintu terakhir Malaga ini memang memiliki rataan penyelamatan yang sama dengan De Gea (78,7 persen). Meski demikian, posisi Caballero bisa dibilang lebih tinggi karena ia tampil lima kali lebih banyak dari De Gea di musim ini dan telah melakukan sembilan clean sheet.

Kategori:Sport
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: