Beranda > Teknologi > Astronot: Selamat Tahun Baru Imlek!

Astronot: Selamat Tahun Baru Imlek!

Salam itu disampaikan dari stasiun ruang angkasa, disertai foto.

Ilustrasi: Astronot di Stasiun Ruang Angkasa

Riuh perayaaan Tahun Baru Imlek tidak hanya terasa di Bumi. Nuansa itu pun dirasakan di luar angkasa. Terbukti, seorang astronot yang berada di Stasiun Ruang Angkasa (International Space Station/ISS) turut menikmati hebohnya pergantian Tahun Baru China itu.

Chris Hadfield, astronot asal Kanada yang bekerja sebagai insinyur penerbangan di ISS, mengirimkan salam tahun baru Imlek bagi yang merayakannya di Bumi.

Salam itu pun disampaikannya dengan cara unik. Tak hanya sekadar ucapan, dia juga memposting foto menakjubkan di atas langit China ketika malam pergantian Tahun Ular, di hari Minggu 10 Februari 2013.

“Selamat Tahun Baru China! Semoga semua dipenuhi sukacita dan kesuksesan,” tulis Hadfield melalui akun Twitter, yang dipostingnya dari ISS, tempat ia bekerja sehari-hari, seperti dikutip Space.com, 11 Februari 2013.

“Turut merayakan, kami mengirimkan pesawat ruang angkasa Progress yang terbakar menemani kembang api di langit,” kicaunya.

Pesawat ruang angkasa tak berawak milik Rusia itu dilepas dari Stasiun Ruang Angkasa pada Sabtu pagi, setelah menyelesaikan tugas membersihkan “tempat parkir” untuk kapal kargo robot, Progress 50, yang diperkirakan tiba di ISS pada hari Senin 11 Februari 2013, waktu setempat.

Hadfield kemudian memposting serangkaian foto gemerlapan di atas langit China dari luar angkasa. Dia memamerkan foto pemandangan fajar di atas Taiwan, foto menawan di langit malam Shanghai, sampai gumpalan awan cantik di atas pemandangan kota Hangzhou, China.

Untuk melihatnya dalam versi yang lebih lengkap, Anda bisa membuka tautan berikut ini.

“Hangzhou, China. Salah satu pemandangan yang indah dilihat dari luar angkasa. Saya salut dengan China, astronot, dan prestasi mereka,” ujar Hadfield.

Seperti diketahui, di tahun 2003, China mengukuhkan diri sebagai negara ketiga di dunia, setelah Rusia dan Amerika Serikat, yang sukses menyelesaikan misi menerbangkan pesawat luar angkasa berawak. Yang Liwei, ialah astronot China pertama yang terbang bersama pesawat buatan China, Shenzhou.

Setelah itu, Negeri Tirai Bambu ini begitu percaya diri mengambil langkah-langkah berani dalam misi luar angkasa. Di tahun 2012, China mengirimkan dua sampai tiga orang dalam satu peluncuran modul bertajuk Tiangong. Salah satunya adalah astronot perempuan bernama Liu Yang.

Saat ini, ISS dihuni oleh Hadfield bersama lima astronot lainnya. Selain dia, terdapat 34 kru yang terlibat misi Ekspedisi di stasiun tersebut, termasuk tiga orang kosmonot Rusia dan dua astronot Amerika.

Kapan astronot Indonesia mendapat giliran?

Iklan
Kategori:Teknologi
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: