Beranda > Sport > Madrid Hentikan Tren RVP Jebol Gawang Tim-tim Besar

Madrid Hentikan Tren RVP Jebol Gawang Tim-tim Besar

Di musim ini, Robin van Persie sukses membobol gawang para rival Manchester United. Tapi catatan bagus itu tidak mampu diteruskan si penyerang ketika bertandang ke markas Real Madrid.

Sejak diangkut dari Arsenal pada musim panas, pemain internasional Belanda terus menunjukkan performa yang gemilang. Van Persie menjadi salah satu kunci laju apik MU baik di level domesti maupun Eropa.

Di liga, Van Persie telah mengemas 19 gol dari 26 penampilannya. Pesepakbola 29 tahun itu memberi kontribusi besar di laga-laga penting MU, khususnya saat berhadapan dengan tim Empat Besar.

Chelsea jadi “mangsa” pertama Van Persie, yang dengan satu golnya turut mengantar MU menang 3-2 di Stamford Bridge (28/10). Mantan timnya sendiri, Arsenal, tak luput dari ketajamannya. Pemain yang pernah membela Feyenoord itu juga mencetak sebuah gol guna mengamankan tiga angka bagi MU, yang menang 2-1 (3/11).

Satu gol lain diukir Van Persie di Derby Manchester (9/12), yang berakhir dramatis 3-2 untuk kemenangan MU. Sedangkan yang terakhir, gawang Tottenham Hotspur sekali dibobolnya dalam laga yang berkesudahan 1-1 pada 20 Januari lalu.

Di Eropa, MU menjadi satu-satunya tim yang paling menonjol di grupnya, grup H. Praktis, Madrid menjadi tim besar pertama yang dihadapi pasukan Sir Alex Ferguson itu.

Sayangnya, torehan itu belum bisa diwujudkan Van Persie saat berlaga di Santiago Bernabeu dinihari tadi. Mendapat kawalan ketat di sepanjang laga, Van Persie gagal mencetak gol dalam laga yang berakhir 1-1 ini.

Namun demikian, Van Persie tetap menjadi ancaman Madrid melalui tiga peluang emas yang diciptakannya di babak kedua. Di antaranya ketika tendangannya membentur tiang gawang Madrid, kemudian sepakannya yang lain bisa disapu Xabi Alonso di depan garis gawang dan menjelang laga usai Diego Lopez menghalau tendangan mendatarnya.

“Aku punya tiga peluang di babak kedua,” aku Van Persie di situs resmi klub. “Terutama setelah aku mengenai tiang gawang, itu adalah peluang yang bagus. Seharusnya aku bisa mencetak gol. Tendanganku sedikit meleset, aku tidak menendangnya dengan benar.”

“Dengan sedikit keberuntungan seharusnya itu menjadi gol tapi nyatanya tidak dan di detik-detik terakhir kiper mereka membuat sebuah penyelamatan bagus — aku mengira itu akan menjadi gol,” imbuh bomber Belanda ini.

Bagaimanapun, Van Persie masih punya kesempatan lain untuk menuntaskan rasa “penasarannya” dengan Madrid ketika pertandingan leg kedua dipanggungkan di Old Trafford pada bulan depan.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: