Beranda > Politik > Penyelewengan Dana Bencana, BK Periksa Anggota DPR

Penyelewengan Dana Bencana, BK Periksa Anggota DPR

Hari ini, BK DPR memeriksa anggota Komisi XI DPR, Soepomo.

Ketua Badan Kehormatan DPR Muhammad Prakosa di DPR

Badan Kehormatan (BK) DPR melanjutkan pemeriksaan dugaan penyelewengan dana bencana yang dilakukan oleh staf ahli anggota DPR. Kali ini BK DPR akan memeriksa anggota Komisi XI DPR, Soepomo.

Menurut Ketua BK M Prakosa, mantan pejabat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur Muhammad Suryakarya mengaku pernah bertemu dengan Soepomo.

Soepomo datang ke dapilnya itu untuk memberikan bantuan bencana alam ke pengurus daerah. “Kalau misal ada yang menawarkan bantuan di daerahnya itu memang tugas anggota dewan. Yang jadi masalah adalah aliran dana,” kata Prakosa di Gedung DPR, Selasa 19 Februari 2013.

Dalam keterangannya, Suryakarya mengaku tak ada pertemuan yang janggal antara dirinya dengan Soepomo. Tapi, ada aliran dana yang disampaikan ke tenaga ahlinya.

Soepomo, kata Prakosa, telah menyerahkan segala urusan bantuan bencana alam itu kepada staf ahlinya. Staf ahli yang bernama Haris lah yang mengaku menerima dana bantuan.

“Tapi dia menerima dana itu tidak atas perintah Soepomo. Dia bilang itu inisiatif sendiri saja,” jelas Prakosa.

Untuk itulah, BK akan menyelidiki hubungan Suryakarya dengan Soepomo. Selain itu, apakah dana bencana alam tersebut sudah diserahkan kepada Soepomo.

“BK akan sampaikan ke penegak hukum kalau memang ada pelanggaran hukum. Pada saat diperiksa kemarin, Haris menjelaskan kalau uang yang dia terima sudah terpakai,” kata dia.

BK DPR sebelumnya telah memeriksa tenaga ahli Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Gondo Radityo Gambiro, yang bernama Herdian Aryanto. Herdian terlibat dalam pengurusan dana bantuan bencana atas permintaan anggota dewan.
“Tapi ternyata proses anggaran yang dijanjikan tidak gol,” kata Prakosa.

Herdian sendiri dalam pemeriksaan terdahulu tak mengatakan apakah dana tersebut diserahkan ke anggota DPR atau tidak. “Makanya kami verifikasi dulu lebih lanjut dengan anggota dewan,” ujar Prakosa.

Iklan
Kategori:Politik Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: