Beranda > Nasional > Keluarkan Material Mematikan, Tangkuban Perahu Ditutup

Keluarkan Material Mematikan, Tangkuban Perahu Ditutup

Ini material pertama yang ke luar dari gunung itu sejak 11 tahun lalu.

Tangkuban Perahu ditutup sementara

Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Surono mengatakan, Gunung Tangkuban Perahu yang terletak di Lembang, Jawa Barat, tertutup untuk umum. Gunung Tangkuban Perahu meletus dan mengeluarkan material berbahaya.

“Beberapa hari terakhir terjadi letusan di Lembah Maut, Kawah Ratu. Letusan itu membawa material pertama setelah 11 tahun,” kata Surono, Rabu 6 Maret 2013.

Ia mengatakan letusan terakhir terjadi pagi tadi sekitar pukul 05.00 WIB. “Letusan sudah mengeluarkan material padat dengan diameter hingga 30 milimeter. Material sebesar kerikil ini sangat berbahaya saat dilontarkan oleh letusan. Karena panas yang tinggi,” katanya.

Pantauan di lokasi, letusan terjadi hingga ketinggian 500 meter. Sedangkan material padat berupa kerikil tersebar dalam radius 50 meter dari titik letusan. Surono juga menunjukkan video letusan Gunung Tangkuban Perahu dengan durasi kurang dari 20 detik.

“Dari video terlihat letusan berupa asap hitam tebal. Itu dari kedalaman 1.000 meter lebih. Letusan membawa material panas, gas beracun dan disertai bunyi ledakan. Dari sini kami minta kawasan Tangkuban Perahu ditutup. Matrial berbahaya dan mematikan,” ungkapnya.

Video yang ditunjukkan Surono itu diambil oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang sedang memantau 9 kawah yang ada di Tangkuban Perahu. “Dia mengambil gambar sambil lari. Ini bukti luar biasa dari ledakan berbahaya. Petugas ini sangat berani dan membawa pesan penting. Selama ini belum ada yang terdokumentasikan,” katanya.

Dari pantauan PVMBG letusan pertama tejadi pada tanggal 4 Maret sekitar pukul 05.00 WIB. Letusan kedua terjadi tanggal 5 pada pukul 17.30 WIB. Letusan terakhir terjadi pagi tadi sekitar pukul 06.00 WIB.

“Ledakan kali ini yang pertama setelah 1992. Sebelas tahun lalu Kawah Ratu juga mengeluarkan letusan dengan mengeluarkan matrial. Dari pantauan letusan saat ini lebih besar. Saat ini status waspada. Penutupan dilakukan di area 1,5 km. Bila kondisi semakin memburuk penutupan akan dilakukan hingga radius 5 kilometer,” katanya.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: