Tommy Sugiarto

Profil Pemain Axiata 2013: Tommy Sugiarto

Tommy Sugiarto (Tempo/Prasetyo)

Bayang-bayang kejayaan sang ayah, Icuk Sugiarto, yang menjadi salah satu pebulutangkis ditakuti di era tahun 1980-an memang sulit dilepaskan. Tommy Sugiarto kerap dibandingkan dengan ayahnya yang pernah menjadi juara dunia di tahun 1983.

Perjuangan untuk menjadi yang terbaik pun sedang dilakukan pebulutangkis berusia 24 tahun itu. Kemampuannya untuk bisa bertahan sampai babak perempat final kejuaraan Super Series Premier All England 2013 penting untuk dicatat. Namanya kini berada empat peringkat di atas salah satu seniornya, Simon Santoso yang kini harus berada di peringkat 20 dunia.

Tommy sempat memiliki jalur non-pelatnas atau berjuang sendiri di tahun 2011. Setelah dua tahun berjalan di luar sistem kepelatihan PB PBSI, Tommy akhirnya mau kembali setelah mendapat panggilan di awal tahun 2013. Keputusan ini membuatnya menjadi salah satu atlet binaan pelatih Joko Supriyanto.

Kesempatan unjuk gigi di level turnamen bergengsi menjadi salah satu jalan untuk melihat potensi pemain kelahiran 31 Mei 1988 itu sendiri. Sebelumnya, Tommy banyak mendulang prestasi di turnamen Challenge. Prestasinya mulai menanjak sejak menjuarai Taipei Open Grand Prix Gold 2011.

Gelar juara hampir saja mampir lagi ke tangan Tommy saat tampil di salah satu turnamen grand prix, German Open 2013. Dengan modal pengalaman, Tommy diharapkan bisa cepat membaca permainan lawan saat tampil di lapangan dan bisa lebih banyak merebut kemenangan.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: